Senin, 11 Juni 2012

MEMBUAT APLIKASI WEB PERHITUNGAN

Saya akan menjelaskan tentang bagaimana cara atau langkah-langkah membuat aplikasi web perhitungan. perhitungannya terdiri dari 2 perhitungan yaitu perhitungan perpangkatan dan perhitungan permutasi. Langsung saja dibawah ini akan saya jelaskan langkah-langkah pembuatannya. Langkah-langkah pembuatan aplikasi web perhitungan perpangkatan dan perhitungan permutasi : 1. Pertama jika kita ingin membuat aplikasi web ini kita harus mempunyai software XAMPP di dalam komputer kita. Jika pada komputer belom ada software tersebut maka sebaiknya kita download dan install terlebih dahulu software xampp karena jika tidak maka apikasi ini tidak akan bisa berjalan. 2. Selanjutnya jika kita sudah menginstal xampp dan pada komputer sudah terdapat software xampp tersebut langkah selanjutnya adalah pikirkan aplikasi apa yang akan kita buat. jika sudah mempunyai gambaran apa yang akan kita buat pada aplikasi web, disini kita akan membuat sebuah perhitungan perpangkatan dan perhitungan permutasi. 3. Kemudian dalam membuat codingan kita menggunakan notepad++. pada notepad++ kita buat codingan seperti berikut ini : Fungsi Permutasi dengan PHP
Perhitungan
N
R
$n$r = "; echo permutasi_perulangan($n, $r); echo ""; } else { echo ""; echo ""; echo ""; echo "
$n!  = ". permutasi_tak_berulang($n ,$r) .""; echo "
($n - $r)!
"; } } ?>
4. Jika sudah membuat codingan diatas lalu kita save di dalam folder yang telah kita buat didalam folder htdocs pada xampp dengan format .php . kemudian untuk memberikan background image yang kita inginkan juga kita simpan di dalam folder yang kita buat. misalnya seperti codingan diatas saya menyimpannya di Computer > DATA(E:) > xampp > htdocs > putri 5. Kita dapat mengedit untuk tampilan yang akan keluar di Adobe Dreamweaver. Disitu kita dapat mengedit tampilan background, font, color, dan yang lainnya. Jika sudah diedit lalu kita save. 6. Terakhir kita panggil di browser atau di mozila atau di google chrome. Kemudian kita ketik http://localhost/putri/perpangkatan.php setelah kita enter maka akan muncul tampilan seperti dibawah ini : Pada gambar diatas kita masukkan nilai N dan nilai R. untuk mencari perhitungan permutasi nilai N tidak boleh lebih kecil dari nilai R jadi nilai N harus lebih besar dari nilai R. sedangkan untuk perhitungan perpangkatan nilai N dan R tidak ada ketentuan apapun.

Kamis, 01 Desember 2011

Cloud Computing

Komputasi awan (bahasa Inggris: cloud computing) adalah gabungan pemanfaatan teknologi komputer ('komputasi') dan pengembangan berbasis Internet ('awan'). Awan (cloud) adalah metefora dari internet, sebagaimana awan yang sering digambarkan di diagram jaringan komputer. Sebagaimana awan dalam diagram jaringan komputer tersebut, awan (cloud) dalam Cloud Computing juga merupakan abstraksi dari infrastruktur kompleks yang disembunyikannya. Menurut sebuah makalah tahun 2008 yang dipublikasi IEEE Internet Computing "Cloud Computing adalah suatu paradigma di mana informasi secara permanen tersimpan di server di internet dan tersimpan secara sementara di komputer pengguna (client) termasuk di dalamnya adalah desktop, komputer tablet, notebook, komputer tembok, handheld, sensor-sensor, monitor dan lain-lain."
Komputasi awan adalah suatu konsep umum yang mencakup SaaS, Web 2.0, dan tren teknologi terbaru lain yang dikenal luas, dengan tema umum berupa ketergantungan terhadap Internet untuk memberikan kebutuhan komputasi pengguna. Sebagai contoh, Google Apps menyediakan aplikasi bisnis umum secara daring yang diakses melalui suatu penjelajah web dengan perangkat lunak dan data yang tersimpan di server. Komputasi awan saat ini merupakan trend teknologi terbaru, dan contoh bentuk pengembangan dari teknologi Cloud Computing ini adalah iCloud.

Untuk lebih memahami Cloud Computing, kali ini kita akan membahas contoh Cloud Computing dan jenis layanan apa saja yang ada. Dari situ, kita akan dapat memutuskan jenis yang mana yang mungkin di adopsi di organisasi ataupun bisnis yang kita jalani.
Sedikit menyegarkan ingatan, cloud computing adalah sebuah arsitektur IT di mana sumber daya komputasi tersedia sebagai layanan yang dapat diakses melalui internet. Sumber daya komputasi ini bisa berupa hardware (prosesor, memori, storage) maupun juga software/aplikasi. Kata “Cloud” sendiri merupakan metafora dari kata “internet”, karena biasanya di diagram-diagram IT, internet sering disimbolkan dengan gambar Cloud.

Berikut ini kita akan bahas satu persatu, jenis layanan Cloud Computing yang ada. Kita mulai dari yang disebut Software as a Service (SaaS), kemudian Platform as a Service (PaaS) dan terakhir Infrastructure as a Service (IaaS).

Software as a Service (SaaS)
Sebagai konsumen individual, kita sebenarnya sudah akrab dengan layanan cloud computing melalui Yahoo Mail, Hotmail, Google Search, Bing, atau MSN Messenger. Contoh lain yang cukup populer adalah Google Docs ataupun Microsoft Office Web Applications yang merupakan aplikasi pengolah dokumen berbasis internet.
Di dunia bisnis, kita mungkin familiar dengan SalesForce.com atau Microsoft CRM yang merupakan layanan aplikasi CRM. Di sini, perusahaan tidak perlu setup hardware dan software CRM di server sendiri. Cukup berlangganan SalesForce.com maupun Microsoft CRM, kita bisa menggunakan aplikasi CRM kapan dan dari mana saja melalui internet. Kita tidak perlu melakukan investasi server maupun aplikasi. Kita juga akan selalu mendapat aplikasi terbaru jika terjadi upgrade. Intinya, kita benar-benar hanya tinggal menggunakan aplikasi tersebut. Pembayaran biasanya dilakukan bulanan, dan sesuai jumlah pemakai aplikasi tersebut. Dengan kata lain, pay as you go, pay per use, per seat.

Platform as a Service (PaaS)
Sering terjadi, suatu aplikasi software yang sifatnya package tidak dapat memenuhi kebutuhan proses bisnis kita. Demikian pula dengan SaaS, di mana aplikasi yang ditawarkan sebagai layanan tidak sesuai dengan proses bisnis kita. Nah, pada skenario ini, kita dapat menggunakan jenis layanan yang disebut Platform as a Service (PaaS).
Pada PaaS, kita membuat sendiri aplikasi software yang kita inginkan, termasuk skema database yang diperlukan. Skema itu kemudian kita pasang (deploy) di server-server milik penyedia jada PaaS. Penyedia jasa PaaS sendiri menyediakan layanan berupa platform, mulai dari mengatur server-server mereka secara virtualisasi sehingga sudah menjadi cluster sampai menyediakan sistem operasi di atasnya. Alhasil, kita sebagai pengguna hanya perlu memasang aplikasi yang kita buat di atasnya.
Jika kita adalah perusahaan pembuat software, PaaS juga memberi alternatif lain. Alih-alih memasang software di server konsumen, kita bisa memasang software tersebut di server milik penyedia layanan PaaS, lalu menjualnya ke konsumen dalam bentuk langganan. Dengan kata lain, kita membuat sebuah SaaS.

Infrastructure as a Service (IaaS)
Ada kasus ketika konfigurasi yang disediakan oleh penyedia PaaS tidak sesuai dengan keinginan kita. Kita berniat menggunakan aplikasi yang memerlukan konfigurasi server yang unik dan tidak dapat dipenuhi oleh penyedia PaaS. Untuk keperluan seperti ini, kita dapat menggunakan layanan cloud computing tipe Infrastructure as a Service (IaaS).
Pada IaaS, penyedia layanan hanya menyediakan sumber daya komputasi seperti prosesor, memori, dan storage yang sudah tervirtualisasi. Akan tetapi, penyedia layanan tidak memasang sistem operasi maupun aplikasi di atasnya. Pemilihan OS, aplikasi, maupun konfigurasi lainnya sepenuhnya berada pada kendali kita.


Kesimpulan:
Dengan cloud computing konsumen membebaskan diri dari tanggung jawab untuk mengelola stack sumber daya komputasi.
Levelnya mulai dari SaaS ketika kita benar-benar bebas, PaaS ketika kita masih harus membuat aplikasi, dan IaaS di mana kita juga masih harus sibuk dengan Operating System.
Pada SaaS suatu aplikasi software tersedia dan bisa langsung dipakai oleh seorang pengguna, termasuk ke dalam kategori Software as a Services (SaaS). Secara sederhana, kita langsung mengkonsumsi layanan aplikasi yang ditawarkan. Pada PaaS kita membangun aplikasi kita sendiri di atas layanan PaaS tersebut. Adapun contoh vendor penyedia layanan Paas adalah Microsoft Azure dan Amazon Web Services. sedangkan pada IaaS dapat dilihat sebagai proses migrasi server-server kita dari on-premise ke data center millik penyedia IaaS ini. Para vendor cloud computing lokal rata-rata menyediakan layanan model IaaS ini, dalam bentuk Virtual Private Server.
Salah satu teknologi yang sedang digadang-gadang saat ini oleh para ahli adalah Cloud Computing, atau kalau disebutkan dalam Bahasa Indonesia biasa dikenal dengan istilah Komputasi Awan. Teknologi ini merupakan gabungan dari teknologi komputer dan teknologi internet, karena cloud atau awan ada simbol dari internet. Kedua teknologi yang mempunyai peran besar dalam kehidupan manusia dewasa ini maupun dimasa yang akan datang, digabungkan menjadi satu teknologi yang diharapan akan lebih banyak mendatangkan manfaat bagi kehidupan manusia.

Sumber :
http://id.wikipedia.org/wiki/Komputasi_awan
http://www.infokomputer.com/umum/jenis-jenis-cloud-computing-bagian-2
http://blog.hoeda.info/mengenal-lebih-dekat-cloud-computing/

Minggu, 09 Oktober 2011

Internet untuk Pendidikan

Pada abad ke 21, komputer menjadi suatu media yang sangat konvensional di dunia, terlebih dengan teknologi lain yang telah ditanamkan di dalamnya yaitu jaringan internet. Jaringan internet adalah jaringan komputer yang mampu menghubungkan komputer di seluruh dunia, sehingga informasi dalam berbagai jenis dan dalam berbagai bentuk dapat dikomunikasikan antar belahan dunia secara instan dan global. Teknologi informasi telah membuka mata dunia akan sebuah dunia baru, interaksi baru, market place baru, dan sebuah jaringan bisnis dunia yang tanpa batas.
Dalam upaya meningkatkan proses pendidikan di tanah air dan menyambut berkembangnya teknologi komunikasi di abad milenium ini, ilmu mendapat penghargaan sangat tinggi. Dalam melakukan transfer ilmu banyak sarana yang dapat digunakan. Salah satunya adalah dengan internet. Melalui media internet, ilmu dapat disebarluaskan secara tepat, murah dan handal. Jarak tidak lagi merupakan kendala dan perbedaan waktu karena faktor geografi tidak menjadi halangan bagi seseorang yang ingin mengakses ilmu pengetahuan.
Penggunaan internet sebagai media pendidikan dapat dianggap sebagai sesuatu yang baru. Fenomena baru dibidang pendidikan ini diharapkan mampu menjadi solusi atas problematika yang terjadi selama ini. Telah banyak situs pendidikan yang tersaji di internet, yang menyediakan informasi keilmuan, artikel dan buku virtual (e-book), informasi sekolah, beasiswa bahkan perguruan tinggi virtual. Teknologi ini juga telah dimanfaatkan oleh banyak lembaga pendidikan sebagai kekuatan untuk menghadapi persaingan yang semakin ketat dewasa ini. Apalagi menyongsong diterapkannya sistem otonomi sekolah.
E-education, istilah ini mungkin masih asing bagi bangsa Indonesia. E-education (Electronic Education) ialah istilah penggunaan IT (Information Technology) di bidang pendidikan. Internet membuka sumber infortmasi yang tadinya susah diakses, sekarang akses terhadap sumber informasi bukan menjadi masalah lagi. Perpustakaan merupakan salah satu sumber informasi yang mahal harganya. Adanya Internet memungkinkan seseorang di Indonesia untuk mengakses perpustakaan di Amerika Serikat berupa Digital Library. Sudah banyak cerita tentang pertolongan internet dalam penelitian atau tugas akhir. Tukar menukar informasi atau tanya jawab dengan pakar dapat dilakukan melalui internet. Tanpa adanya internet banyak tugas akhir dan skripsi yang mungkin membutuhkan waktu yang lebih banyak untuk diselesaikan.
Salah satu masalah pendidikan yang tak henti-hentinya dibicarakan, ialah sistem pendidikan yang belum mampu membangun generasi yang dapat mengatasi tantangan perubahan zaman seperti krisis ekonomi, politik, sosial, dan budaya. Begitu gencarnya masalah pendidikan dibicarakan, menandakan masalah pendidikan ini perlu mendapat perhatian dan penanganan yang sungguh-sungguh. Secara umum berbagai kalangan menyoroti bahkan mempertanyakan mutu pendidikan di Indonesia, khususnya masalah prestasi belajar yang perlu mendapat perhatian. Istilah prestasi belajar sudah biasa diucapkan oleh hampir setiap pemerhati pendidikan dan orang tua murid. Tetapi di balik ungkapan tersebut, kadang kala makna atau hakekatnya belum dipahami secara baik. Masalahnya menyangkut ukuran prestasi belajar dan faktor-faktor apa saja yang menunjang serta yang menghambat prestasi pelajar itu. Semuanya belum secara tuntas teruraikan dan mendapatkan jawaban yang tepat. Oleh karena itu masalah prestasi belajar menarik diteliti untuk mendapat jawaban yang memadai.

Kesimpulan
Cukup dengan memanfaatkan search engine, materi-materi yang relevan dapat segera ditemukan. Selain menghemat tenaga dalam mencarinya, materi-materi yang dapat ditemui di internet cenderung lebih up-to-date. Akibatnya, materi ilmiah yang diterbitkan melalui internet cenderung lebih aktual dibandingkan yang diterbitkan dalam bentuk buku konvensional. Selain itu, globalisasi telah memicu kecenderungan pergeseran dalam dunia pendidikan dari pendidikan tatap muka yang konvensional ke arah pendidikan yang lebih terbuka. dengan masuknya pengaruh globalisasi, pendidikan masa mendatang akan lebih bersifat terbuka dari dua arah, beragam, multidisipliner, serta terkait pada produktivitas kerja dan kompetitif.
Dengan adanya kemajuan internet, informasi yang dulunya sulit digapai kini begitu mudah diakses hanya dengan beberapa klik pada komputer. Padahal kita semua memaklumi bahwa era informasi seperti sekarang ini, siapa yang mendapat informasi terlebih dahulu maka ia lebih unggul daripada yang lain. Tidak sulit pula mahasiswa sudah terbiasa memanfaatkan fasilitas akses internet yang ada disekolah, kampus, cafe, hotspot maupun di warung-warung internet (warnet), ketika mereka membutuhkan untuk mencari sumber informasi sebagai bahan belajar ataupun bahan penelitian.
Sumber : http://www.jagoaninternet.com/internet-untuk-pendidikan/
http://amantra.net/?p=22

Jumat, 15 April 2011

Harapan Mahasiswa

Belajar di perguruan tinggi merupakan suatu pilihan strategik dalam mencapai
tujuan individual seseorang. Semangat, cara belajar, dan sikap mahasiswa
terhadap belajar sangat dipengaruhi oleh kesadaran akan adanya tujuan
individual dan tujuan lembaga pendidikan yang jelas. Keselarasan tujuan akan
menjadikan belajar di perguruan tinggi merupakan kegiatan yang menyenangkan
tanpa meninggalkan scientific vigor perguruan tinggi.
Dosen dan kuliah bukan merupakan sumber pengetahuan utama dan oleh
karena itu perlu diredefinisi pengertian kuliah sejak dini. Kuliah merupakan ajang
untuk mengkonfirmasi pemahaman mahasiswa dalam proses belajar mandiri.
Untuk mendukung proses belajar-mengajar yang efektif seperti itu, dosen dan
mahasiswa harus mengacu dan memegang buku yang sama.
Pengendalian proses belajar lebih penting daripada hasil atau nilai ujian. Kalau
proses belajar dijalankan dengan baik, nilai merupakan konsekuensi logis dari
proses tersebut. Kalau proses belajar tidak dikendalikan dengan baik, nilai tidak
mencerminkan adanya perubahan perilaku walaupun nilai tersebut menambah
atribut seseorang.
Memiliki buku tidak sama dengan memiliki kertas bergambar huruf dan garis.
Buku hendaknya diperlakukan sebagai teman atau kekasih sejati; buku harus
diajak berdialog.
Kemampuan berbahasa merupakan dasar yang sangat penting untuk dapat
memahami pengetahuan yang kompleks dan konseptual. Karya ilmiah dan tinggi
tidak dapat begitu saja dipahami dengan hanya menggunakan bahasa alamiah.
Penguasaan bahasa yang memadai (baik struktur maupun kosakata) juga
sangat membantu seseorang untuk mampu mengekspresi gagasan dan
perasaan atau mendeskripsi masalah secara cermat dan efektif.
Banyak jalan menuju sukses pribadi. Perguruan tinggi paling tidak memberi jalan
menuju sukses pribadi sekaligus sukses bagi masyarakat. Perilaku mahasiswa di
perguruan tinggi akan mewarnai berbagai sukses pribadi seseorang dan juga
sukses masyarakat dan negara. Selamat mengevaluasi diri dan belajar dengan
perilaku dan pandangan yang semestinya!

Senin, 04 April 2011

Kegelisahan

Setiap manusia yang ada di dunia ini tidak lepas dari apa yang disebut masalah. Masalah bisa datang kapan saja dan dimana saja. Masalah tersebut dapat berupa penyakit,problem kehidupan,dilematika,dan lain-lain. Usia remaja adalah usia yang sangat rentan dengan berbagai masalah, dalam usia ini seseorang masih labil dalam menentukan jalan hidupnya sehingga terkadang salah dalam memilih jalannya . Dalam usia remaja, seseorang akan merasa ingin mencari jati diri yang sebenarnya. Dengan mencoba hal-hal baru,mulai membantah aturan orangtua, bahkan tidak sedikit yang mulai mencoba sesuatu yang sebenarnya dilarang oleh agama, itulah sedikit contoh dari perubahan menuju kedewasaan. Namun tidak semuanya berdampak negative dari remaja, tidak sedikit pula seseorang menjadi individu yang lebih baik pada usia remaja ini. Dapat dilihat dengan banyaknya aktivis yang berasal dari kalangan remaja yang sudah dapat andil dalam masalah pemerintahan, banyaknya remaja yang sudah berkontribusi untuk masyarakat, dan masih banyak pula peran pemuda – pemudi yang siap untuk membela Negara. Semua itu tergantung tiap individu dalam memilih jalan hidupnya.

Ada beberapa faktor yang akan membuat seseorang menjadi gelisah karna mendapatkan sebuah masalah dan terjerumus akibat masalah tersebut.

1. Pertama, kurangnya persatuan dalam keluarga. Maksudnya adalah setiap anggota keluarga kurang memahami anggota keluarga yang lain karena kesibukan masing-masing. Seperti peran orang tua yang kurang memperhatikan anaknya diluar rumah. Atau adanya hubungan yang tidak harmonis dalam keluarga sehingga anak merasa bermain diluar lebih baik daripada dirumah.

2. Kedua, minimnya pengetahuan tentang agama. Biasanya seseorang akan belajar agama pada usia kanak-kanak, dimana orang tersebut diajarkan cara membaca iqro,alquran dan pelajaran moral dalam agama. Namun setelah beranjak remaja, kebiasaan dalam belajar agama tersebut mulai menurun bahkan hilang. Padahal pada usia remaja justru dibutuhkan banyak pelajaran agama agar budaya – budaya luar tidak mudah masuk dalam diri kita. Dari kurangnya pendidikan agama tersebut membuat seseorang merasa tidak adanya aturan agama dalam menjalankan kehidupannya.

3. Ketiga adalah teman sepergaulan. Ini adalah factor yang sangat menentukan seseorang dalam mencari jati dirinya. Tidak ada manusia yang dapat hidup sendiri karena segala sesuatu nya butuh orang lain. Dari teman bergaul, kita dapat terpengaruh gaya hidupnya, kebiasaannya, cara memandang, dan lain-lain. Dari situlah kita dapat terbawa akan menjadi individu yang baik atau sebaliknya.

Dari beberapa factor tersebut dapat disimpulkan bahwa keharmonisan dalam keluarga, pendidikan tentang agama, dan teman bergaul adalah factor penting agar kita dapat menjadi individu yang lebih baik. Akibat yang timbul dari semua perilaku remaja yang menyimpang adalah, seseorang akan merasa gelisah pada setiap perbuatannya dan sulit untuk keluar dari lingkungan tersebut. Ditambah kurangnya ilmu agama, sehingga terkadang seseorang tersebut memilih jalan pintas yang tidak dikehendaki.

Tanggung jawab Mahasiswa

Tanggung jawab adalah menerima segala sesuatu dari sebuah perbuatan yang salah baik itu disengaja maupun tidak disengaja. tanggung jawab tersebut berupa perwujudan kesadaran akan kewajiban menerina dan menyelesaikan semua masalah yang telah di lakukan. Tanggung jawab juga merupakan suatu pengabdian dan pengorbanan. Maksudnya Pengabdian adalah perbuatan baik yang berupa pikiran, pendapat ataupun tenaga sebagai perwujudan kesetiaan, cinta kasih sayang, norma, atau satu ikatan dari semua itu dilakukan dengan ikhlas. Misalnya seorang ayah bertanggung jawab untuk keluarganya dengan bekerja setiap hari,maka pengorbanan tersebut merupakan suatu pengabdian untuk diri sendiri dan keluarga. Juga dengan saya sendiri sebagai seorang mahasiswa yang memiliki tanggung jawab untuk meyelesaikan kuliah. Saya memiliki tanggung jawab yaitu melakukan pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat. Pendidikan maksudnya adalah saya mempunyai tanggung jawab untuk menyelesaikan pendidikan akademis. Kemudian melakukan penelitian sebagai mahasiswa yang memiliki pemikiran Logis, kritis dan jiwa intelektualitas.

Menjadi seorang mahasiswa banyak sekali kewajiban yang harus di pertanggung jawabkan. cntohnya seperti tugas-tugas yang telah diberikan oleh dosen, tanggung jawab untuk belajar, tanggung jawab untuk menyelesaikan perkuliahan sampai lulus, tanggung jawab menjaga diri sendiri dan masih banyak lagi tanggung jawab yang harus dilakukan sebagai seorang mahasiswa. kita ambil contoh kewajiban menjaga diri sendiri. sebagai seorang mahasiswa kita sudah dilatih oleh orang tua untuk lebih mandiri dalam menjaga diri kita sendiri, karena dalam perkulihan kita di ajarkan untuk melakukan apa-apa sendiri. oleh sebab itu orangtua sudah tidak bisa mengontrol aktifitas keseharian anak-anaknya. jadi kita sebagai mahasiswa harus bisa bertanggung jawab dalam menjaga dirinya sendiri.

Sabtu, 02 April 2011

Pandangan hidup

Setiap manusia mempunyai pandangan hidup masing-masing. Pandangan hidup artinya pendapat atau pertimbangan yang dijadikan pegangan, pedoman, arahan, petunjuk hidup di dunia. Pendapat atau pertimbangan itu merupakan hasil pemikiran manusia berdasarkan pengalaman sejarah menurut waktu dan tempat hidupnya. Oleh karna itu pandangan hidup bukanlah timbul seketika atau dalam waktu yang singkat, melainkan melalui proses waktu yang lama dan terus menerus. Sehingga hasil pemikiran itu dapat diuji kenyataannya. Hasil pemikiran itu dapat diterima oleh akal sehat sehingga dapat diakui kebenarannya.
Ada berbagai macam pandangan hidup setiap manusia. Yaitu pandangan hidup yang berasal dari agama merupakan pandangan hidup yang mutlak kebenarannya. Lalu pandangan hidup yang berupa ideologi yang disesuaikan dengan kebudayaan dan norma yang terdapat pada negara tersebut. Dan pandangan hidup hasil renungan yang merupakan pandangan hidup yang relatif kebenarannya.
Pandangan hidup pada dasarnya mempunyai unsur-unsur yaitu cita-cita, kebijakan, usaha, keyakinan/kepercayaan. Keempat unsur tersebut merupakan satu rangkaian kesatuan yang tidak terpisahkan. Cita-cita ialah apa yang diinginkan yang mungkin dapat dicapai dengan usaha atau perjuangan. Tujuan yang hendak dicapai ialah kebijakan, yaitu segala hal yang baik yang membuat manusia makmur, bahagia, damai, dan tentram. Usaha atau perjuangan adalah kerja keras yang dilandasi keyakinan/kepercayaan. Sedangkan keyakinan/kepercayaan diukur dengan kemampuan akal, kemampuan jasmani dan kepercayaan kepada tuhan.
Setiap manusia pasti mempunyai pandangan hidup walau bagaimanapun bentuknya. Bagaimana kita memperlakukan pandangan hidup itu tergantung pada orang yang bersangkutan. Ada yang memperlakukan pandangan hidup itu sebagai sarana mencapai tujuan dan ada pula yang memperlakukan sebagai penimbul kesejahteraan, ketentraman dan sebagainya. Akan tetapi yang penting kita seharusnya mempunyai langkah-langkah untuk memperlakukan pandangan hidup sebagai sarana mencapai tujuan dan cita-cita dengan baik. Langkah-langkahnya adalah mengenal pandangan hidup, mengerti pandangan hidup yang baik, menghayati pandangan hidup tersebut, meyakini kebenaran pandangan hidup itu, dan yang terakhir adalah mengamankan pandangan hidup itu.
Itulah langkah-langkah yang seharusnya dilakukan setiap manusia untuk memperlakukan pandangan hidup dalam menjalankan suatu kehidupan.